| News |
Asosiasi Arsitek Software Berdiri di Indonesia24 Mei 2008
Ardhi Suryadhi - detikinet
Acara peresmian (IASA)
Jakarta
- Asosiasi Arsitek Software International (International Association of
Software Architects/IASA) mengumumkan kehadirannya Indonesia. Peresmian
dilakukan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh
di sela-sela acara e-Indonesia Initiative Forum di Jakarta
International Expo Kemayoran, Jakarta.
Dengan berdirinya IASA
Indonesia maka para pengembang software di Indonesia diklaim memiliki
kesempatan lebih luas untuk lebih mendalami arsitektur software dan
melakukan pertukaran infomasi dan pengetahuan dengan rekan-rekan
seprofesi mereka di lebih dari 50 negara di seluruh dunia.
"Dalam
posisinya sebagai organisasi nirlaba independen yang terbuka bagi
berbagai teknologi, metodologi dan vendor, kami berharap IASA Indonesia
dapat menjadi wadah bagi para pengembang/arsitek software dari berbagai
kalangan di Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas industri
arsitektur software melalui pengembangan standar, program edukasi serta
layanan yang mengoptimalkan perkembangan profesi arsitektur software,
khususnya di Indonesia," Zul Irfan, President IASA Indonesia.
Berikut adalah struktur organisasi IASA Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (25/5/2008):
Strategic Advisor for Academic : Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit Strategic Advisor for Business Development : Goenawan Loekito Strategic Advisor for Government Relations : Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat President : Zul Irfan Deputy President : Chris Agustono Wahyudi Vice President Operation : Lugas M Satrio Program Director : Mirany
IASA
memiliki visi menjadi asosiasi terkemuka berbasis pengetahuan yang
terfokus pada arsitektur software melalui upaya edukasi dan praktek
dalam industri dengan tetap menghadirkan aneka program dan layanan
untuk mengembangkan arsitektur software barkualitas tinggi di berbagai
tingkatan.
Sementara misi IASA adalah untuk menjadi ajang
networking bagi para anggota, sehingga mereka berkesempatan untuk
saling bertemu dan bertukar informasi serta ide.
"Keanggotaan
IASA tidak terbatas pada para individu yang sudah menyandang profesi
'arsitek TI/software' melainkan terbuka bagi setiap orang yang tertarik
di bidang arsitektur software. Mengingat potensi industri software
Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, kehadiran IASA Indonesia
diharapkan dapat memberi sumbangan yang berarti bagi pertumbuhan
industri software di tanah air di masa depan,” Zul Irfan menambahkan.
Sumber : detikinet
|
| Baca juga |
| » |
30 Oktober 2008 Spam Ancam Potensi Bisnis di Indonesia? Spam Ancam Potensi Bisnis di Indonesia? Seberapa serius?
|
| » |
23 Oktober 2008 Serat Optik di Jalur Busway Serap US$ 10 Juta Proyek MWIFO memanfaatkan jalur di sekitar koridor busway di seluruh Jakarta untuk membangun serat optik sepanjang 350 kilometer.
|
| » |
20 Oktober 2008 Internet Nirkabel Tanpa Batas, Rp 100 Ribu Mengakses internet kian mudah dan murah. Tanpa perlu berlangganan bulanan, internet broadband pun bisa diakses tanpa batas
|
| » |
12 September 2008 75% MP4 Player Buatan Cina Berbahaya Anda punya dan sering menggunakan MP4 player yang diproduksi di Cina, khususnya buatan Shanghai? Berhati-hatilah..
|
| » |
6 September 2008 Software POS baru, lebih komplit Kini telah hadir software POS baru dengan harga tetap terjangkau dengan fasilitas lebih..
|